Jasa Pembuatan Website Ecommerce
Toko online milik sendiri, bebas potongan, bebas aturan platform, 100% milik kamu

Pilih Paket yang Sesuai
Semua paket bisa langsung dimulai. Konsultasi gratis sebelum memilih!
Mulai Online
Cocok buat yang baru mau coba jualan online
Rp 3.000.000
sekali bayar, langsung punya toko
- ✓Toko online siap pakai
- ✓Tampilan dari template pilihan
- ✓Produk langsung bisa dijual online
- ✓Bisa terima pembayaran transfer & QRIS
- ✓Tampil rapi di HP maupun laptop
- ✕Desain sesuai brand kamu
- ✕Tombol chat WhatsApp ke pembeli
- ✕Toko mudah ditemukan di Google
- ✕Garansi & pendampingan setelah selesai
Jenis Pengiriman
Untuk: jualan online pertama kali
Siap Jual
Toko lengkap, langsung bisa cari cuan dari hari pertama
Rp 5.500.000
sekali bayar, langsung punya toko
Lebih hemat vs beli fitur satu per satu
- ✓Toko online siap pakai
- ✓Desain custom sesuai brand & warna kamu
- ✓Produk langsung bisa dijual online
- ✓Bisa terima pembayaran transfer & QRIS
- ✓Tampil rapi di HP maupun laptop
- ✓Desain sesuai brand kamu
- ✓Tombol chat WhatsApp ke pembeli
- ✓Toko mudah ditemukan di Google
- ✓Garansi perbaikan 14 hari setelah selesai
Jenis Pengiriman
Dipilih oleh 8 dari 10 klien kami
Bisnis Serius
Full service untuk bisnis yang siap tumbuh besar
Rp 11.000.000
sekali bayar, langsung punya toko
- ✓Toko online siap pakai
- ✓Desain custom full premium + logo
- ✓Produk langsung bisa dijual online
- ✓Bisa terima semua metode pembayaran
- ✓Tampil rapi di HP maupun laptop
- ✓Desain sesuai brand kamu
- ✓Tombol chat WhatsApp ke pembeli
- ✓Toko mudah ditemukan di Google (full)
- ✓Pendampingan 1 bulan penuh setelah selesai
Jenis Pengiriman
Untuk: bisnis yang sudah berkembang
Masih Jualan di Marketplace? Ini yang Perlu Kamu Tahu
Jualan di Shopee, Tokopedia, atau Lazada memang mudah di awal. Traffic sudah ada, sistem pembayaran sudah tersedia, dan kamu tinggal upload produk. Tapi seiring bisnis berkembang, ada harga yang harus dibayar — dan harganya terus naik setiap tahun.
⚠️ Fakta biaya marketplace 2024–2026
- • Shopee menaikkan komisi ke kisaran 4,25%–8% per transaksi (berlaku September 2024)
- • Tokopedia menerapkan komisi dinamis hingga 10% + biaya pemrosesan Rp 1.250 per pesanan
- • Lazada membebankan total biaya admin di kisaran 4%–8%, lebih tinggi untuk kategori tertentu
- • Belum termasuk biaya iklan, flash sale, dan program promosi yang diminta platform
Sumber: Kompas.id, Katadata, Longetiv.id — data per 2025–2026
Artinya, dari setiap Rp 100.000 yang masuk, bisa Rp 8.000–17.000 langsung dipotong oleh platform — sebelum kamu memikirkan ongkos produksi, packaging, dan ongkir.
5 Alasan Kamu Butuh Toko Online Sendiri
1. Tidak ada potongan komisi
Di toko sendiri, setiap rupiah yang masuk adalah milik kamu sepenuhnya. Tidak ada komisi per transaksi, tidak ada biaya admin tersembunyi, tidak ada potongan flash sale yang tiba-tiba.
2. Data pelanggan 100% milik kamu
Di marketplace, data pembeli adalah milik platform — bukan milik kamu. Kamu tidak tahu siapa yang beli, tidak bisa follow up, tidak bisa kirim promo ulang tahun. Di toko sendiri, semua data pelanggan bisa kamu kelola dan manfaatkan untuk strategi jangka panjang.
3. Brand kamu yang diingat, bukan nama platform
Ketika pembeli beli di Shopee, yang mereka ingat adalah "beli di Shopee" — bukan nama tokomu. Dengan toko online sendiri, pengalaman belanja dari awal sampai akhir membawa nama dan identitas brand kamu.
4. Bebas dari aturan algoritma yang berubah-ubah
Algoritma marketplace bisa berubah kapan saja. Produk yang kemarin muncul di halaman pertama bisa tiba-tiba tenggelam. Di toko sendiri, visibilitas kamu dibangun lewat SEO dan konten — lebih stabil dan bisa dikontrol.
5. Bisa integrasi WhatsApp, email, dan loyalty program
Toko sendiri bisa disambungkan ke WhatsApp untuk follow-up otomatis, email marketing untuk repeat order, hingga sistem poin pelanggan — semua hal yang tidak bisa kamu lakukan secara penuh di marketplace.
Untuk panduan lebih lengkap soal biaya-biaya di Shopee, kamu bisa baca langsung di halaman resmi Seller Education Shopee sebagai referensi perbandingan.
Toko Online Sendiri vs Jualan di Marketplace
| Toko Online Sendiri | Marketplace | |
|---|---|---|
| Komisi per transaksi | ✕ Tidak ada | ✓ 4%–17% per transaksi |
| Data pelanggan | ✓ Milik kamu | ✕ Milik platform |
| Identitas brand | ✓ Penuh & konsisten | ⚠️ Terbatas |
| Kontrol tampilan | ✓ Bebas kustomisasi | ✕ Terbatas template |
| Integrasi WhatsApp/email | ✓ Bisa penuh | ⚠️ Terbatas |
| Ketergantungan algoritma | ✓ Tidak bergantung | ✕ Sangat bergantung |
| Biaya promosi tambahan | ✓ Opsional | ✕ Hampir wajib |
| Traffic awal | ⚠️ Perlu dibangun | ✓ Sudah ada |
Marketplace tetap berguna sebagai salah satu channel penjualan — tapi mengandalkannya satu-satunya adalah risiko. Bisnis yang sehat punya toko sendiri sebagai fondasi, dan marketplace sebagai tambahan.
Yang Kamu Dapatkan
Setiap paket toko online yang kami buat menggunakan WooCommerce di atas WordPress — platform yang dipakai jutaan toko online di seluruh dunia, gratis, open source, dan tidak ada biaya langganan bulanan.
Toko yang kami bangun sudah include:
- Sistem keranjang belanja — pembeli bisa pilih produk, atur jumlah, dan checkout dengan mulus
- Integrasi ongkir otomatis — menggunakan plugin KiriminAja untuk kalkulasi ongkos kirim real-time dari berbagai ekspedisi (JNE, J&T, SiCepat, AnterAja, dan lainnya)
- Multi metode pembayaran — transfer bank, QRIS, dan payment gateway seperti Midtrans
- Dashboard admin — kamu bisa kelola produk, stok, dan pesanan sendiri tanpa harus hubungi kami
- Mobile-friendly — tampil rapi di HP, tablet, maupun laptop
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Kalau sudah punya toko di Shopee, apakah perlu buat website sendiri?
Ya, sangat disarankan. Toko di marketplace dan toko online sendiri bisa berjalan bersamaan. Marketplace untuk mendapatkan traffic baru, website sendiri untuk membangun loyalitas pelanggan dan mengurangi ketergantungan pada platform.
Apakah saya perlu paham teknologi untuk mengelola toko?
Tidak perlu. WooCommerce didesain untuk bisa dikelola siapa saja. Kami juga menyediakan training penggunaan di akhir project agar kamu bisa mandiri.
Berapa lama proses pembuatannya?
Rata-rata 7–14 hari kerja tergantung paket dan kompleksitas kebutuhan. Kami akan konfirmasi timeline setelah konsultasi awal.
Apakah toko saya bisa muncul di Google?
Ya. Setiap paket sudah mencakup setup SEO dasar. Untuk paket Pro ke atas, kami mengoptimasi struktur halaman, meta tag, dan kecepatan loading agar toko lebih mudah ditemukan di pencarian Google.
Siap Memulai Proyek Anda?
Konsultasikan kebutuhan Anda dengan tim ahli kami
Hubungi kami sekarang untuk konsultasi gratis dan dapatkan solusi terbaik untuk kebutuhan website Anda!